Caleg DPRD Kota Tangerang
Ingat PSInomor11, HarisNomor3.

Caleg DPRD Kota Tangerang pada Pemilihan Legislatif tahun 2019 ini, menurut Daftar Calon Tetap (DCT) yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilhan Umum Kota Tangerang adalah sebanyak 648 calon.

Seluruh calon sebaiknya mengadu gagasan bukan nyinyiran untuk merebut suara hati masyarakat pemilih. Nantinya, hanya akan ada 50 calon yang terpilih untuk menjadi anggota DPRD Kota Tangerang. Artinya, persaingan antar caleg cukup ketat. Jika dirata-ratakan, 1 caleg harus sanggup “mengalahkan” 13 caleg lainnya. Masih jauh lebih mudah sebenarnya jika dibandingkan dengan pengalaman saat mengikut Ujian Masuk Perguruan Tinggi saat itu.

Peta persaingan antar caleg semakin kentara ketika kita melihat bahwa hampir seluruh petahana anggota DPRD kembali mengikuti #Pileg2019. Ada baiknya kita mengenali lebih rinci tentang calon mana yang nantinya bisa memperjuangkan aspirasi kita. Pastikan untuk tidak memilih calon yang melakukan cara-cara jurang yang dilarang oleh Undang-Undang dan Peraturan KPU seperti politik uang.

Selain tidak memilih calon yang terindikasi memainkan politik uang, kita juga bisa terlibat aktif dengan memberitahukan kepada sekitar kita untuk tidak memilih mereka juga. Apalah artinya uang 50.000 atau 100.000 jika dibandingkan dengan lima tahun mereka mengatur (membuat peraturan) untuk kota kita.

Catatan penting: Setiap Perda membutuhkan biaya yang tidak kecil, sekitar 420juta/Pembahasan Perda. Namun, apakah kita mendapatkan keterbukaan informasi soal kinerja anggota DPRD selama ini? Misalkan, jumlah Perda yang dihasilkan. Sementara akses ke informasi tersebut tidak tersedia. Menurut penelusuran saya, DPRD Kota Tangerang tidak memiliki website. Ironis.

Sebelum jauh ke sana, saya ingin memperkenalkan diri.

Harisman Simangunsong, SPd, M.Pd

lahir di Jakarta, 12 Februari 1978. Ia adalah lulusan S2 yang sampai sekarang (14 tahun berjalan) masih aktif sebagai penerjemah. Di tengah aktifitas menerjemahkan, ia terlibat dalam beberapa kegiatan pembangunan kemanusiaan dan penelitian.

Saat ini, ia mengelola beberapa bisnis jasa, seperti jasa terjemahan dengan tagline to translate, callharis.com, jasa pindahan DMOVERSINDONESIA | move you to the Future, namSlog.com | name & slogan focus, dan terus menulis di beberapa blog seperti di tanpaamplop.com, dan tuaian.com.

Latar Belakang Pendidikan

Harisman menempuh pendidikan di SDN 04 PT, Jakarta Utara, SMPN 121 Koja, Jakarta Utara, SMIP Tri Tunggal Nusantara, jurusan Usaha Perjalanan Wisata.

Selesai dari SMA, ia melanjutkan pendidikan ke Universitas Negeri Jakarta mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Melalui pendidikannya ini, ia pernah mengajar sebagai guru bahasa Inggris di beberapa sekolah, akademi, dan sekolah tinggi.

Pada tahun 2010, ia melanjutkan studi ke tingkat S2 Universitas Negeri Jakarta, jurusan Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup. Ketertarikannya kepada lingkungan hidup yang telah terbentuk sejak Sispala (Siswa Pencinta Alam), dilanjutkan dengan mendirikan Mapala Suluh yang fokus kegiatannya pada penyuluhan lingkungan hidup.

Kesukaan dalam Bidang Kreatif

Ia adalah lulusan Bisa Bikin Brand asuhan praktisi brand 48 tahun Bapak Subiakto Priosoedarsono. Melaluinya, ia membuka jasa konsultasi penamaan dan pembuatan slogan namSlog.com yang telah menciptakan lebih dari 40 nama dan slogan untuk berbagai perusahaan, di antaranya, hiporia.com, testevo.com, pigika.com, WODAvisa.com dan lainnya.

Komik Lingkungan Hiduo

Dengan kesukaannya ini, ia membuka konsultasi gratis terkait brand. Beberapa brand komunitas yang semakin menguat, seperti Livro Coffee di kota Semarang, EatSaurus di kawasan Taman Semanan Indah, dan usaha keliling di daerah Pinang, Tangerang.

Terus Menulis dan Meneliti

Ia sangat suka menulis. Saat menempuh pendidikan Jurusan Bahasa Inggris di Universitas Negeri Jakarta, ia adalah reporter untuk Tabloid Transformasi dan buletin Kelompok Peneliti Muda – UNJ.  Setelah lulus S1, ia adalah reporter muda di Harian Umum Kompas dan Bisnis Indonesia. Sampai sekarang terus berlanjut menyampaikan gagasan di id.techinAsia.com, dan melalui blog seperti tanpaamplop.com dan silon.id

Pada tahun 2009-2012 dipercaya mengkoordinir penelitian International Civic and Citizenship Education Study kerja sama antara Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kementerian Pendidikan Nasional (d/h Pusat Kurikulum) dan International Association for the Evaluation of Educational Achievement– Amsterdam.

Ia juga terlibat aktif di dalam program UNDP Safer Communities through Disaster Risk Reduction in Development (SC-DRR) sebagai project officer di tahun 2010. Di dalam program SC-DRR ini ia bertugas mengelola program, menyelenggaran Focus Group Discussion bersama pemangku kepentingan, kunjungan sekolah untuk memberikan pelatihan siaga bencana kepada masyarakat sekolah di beberapa provinsi.

Apa yang akan saya lakukan ketika terpilih menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Tangerang 2019-2024?

Setidaknya, ada tiga fokus utama perjuangan saya, yaitu:

Mendorong kemandirian warga melalui Perda Penguatan Bisnis Komunitas untuk Pemuda dan Keluarga Muda.

Ini adalah fokus pertama yang akan diupayakan oleh Harisman ketika nanti terpilih menjadi anggota DPRD Kota Tangerang.

Mengapa pemuda dan keluarga muda menjadi penting?

Kita ketahui bahwa Indonesia akan segera menerima bonus demografi

Bonus demografi puncaknya pada tahun 2028-2030, di mana 100 orang produktif menanggung 44 orang nonproduktif,” kata Kepala BPS.

Kurang dari 10 tahun lagi kita harus memanfaatkan momentum ini dengan membangun kekuatan ekonomi khususnya pemuda dan keluarga muda.

Fokus kedua yang akan diupayakan oleh Harisman, S., M.Pd (nomor urut 3) adalah warisan lingkungan layak tinggal. Kita menyadari dari tahun ke tahun terus terjadi degradasi kualitas lingkungan hidup, namun upaya yang dilakukan oleh warga masyarakat (termasuk negara) masih belum optimal. Oleh karena itu, Harisman akan medorong partisipasi masyarakat melalui Perda Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Di dalam Perda Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup itu nantinya akan diatur strategi partisipasi dan besaran insentif yang akan didukung oleh pemerintah untuk kelompok masyarakat yang melakukan upaya-upaya pelestarian lingkungan hidup.  Kita sudah tidak lagi bisa berpangku tangan dan mengharapkan program-program CSR (Corporate Social Responsibility) terkait pelestarian satu-satunya tempat kita tinggal ini.

Fokus ketiga, adalah mengupayakan kesejahterahan warga senior (manula). Kita ketahui ketika orang memasuki usia manula (tidak produktif), kita masih harus tetap membiayai kelangsungan hidup mereka. Ini tugas kita bersama. Manalah mungkin kita menelantarkan orang tua yang sedari kita kecil memelihara dan membesarkan kita.

Kita bisa mendukung warga senior untuk dapat hidup bahagia di hari tuanya. Harisman akan mendorong Perda Manula Bahagia agar seluruh warga senior di Kota Tangerang dapat menikmati masa tuanya.

Selain itu, Haris juga mengupayakan terciptanya transparansi kerja- kerja anggota DPRD melalui laporan yang dapat diakses oleh publik dan disebarluaskan melalui berbagai saluran, termasuk website DPRD Kota Tangerang yang sampai saat postingan ini dibuat belum juga ada. Ini harus dilakukan karena selama ini kita tidak pernah tahu kinerja anggota DPRD kita yang seharusnya bekerja melayani kebutuhan masyarakat kota Tangerang melalui kerja-kerja pengawasan, penganggaran, dan pembuatan peraturan daerah.