Ibu Negara Shinta Gus Dur: Keberagaman ini Harus Dirawat

Keingetan kata-kata ibu negara – Shinta Gus Dur, “demokrasi ini harus dirawat. Keberagaman ini harus dirawat”

Saya sadari sebenarnya hanya segelintir orang yg coba rusak keragaman ini, tapi dampaknya bener-bener menyebalkan.

Kok bisa?Karena yang benar pada diam.
Lawan!

Khusus untuk saudara-/i ku yang menganggap haram mengucapkan hari raya apapun, mohon dengan sangat untuk memostingnya di kalangan kalian saja. Tau ga itu menyakitkan?

Kalau saya sih sudah biasa disakiti :-), tapi jangan keragaman ini dihantui. Jangan paksakan pandangan kalian itu. Apakah kalian tahu betapa sulitnya jelasin berulang-ulang ke anak kalo kita harus menghormati siapapun dari latar belakang apapun, tapi si anak tidak melihat contoh dari orang dewasa?

Sekian tahun, kita terlalu “berisik” soal halal dan haram dan itu cukup meresahkan. Padahal, kita bisa sejenak menatap indahnya keragaman yang sudah sekian tahun kita rawat, pertahankan ini. Sejenak kita bisa bertanya kepada diri sendiri, “bagaimana wajah keragaman kita ke depannya ketika sedari kecil anak-anak kita disuguhi perbantahan dan saling menyudutkan?”

Kita tidak bisa memaksakan pandangan kita ke semua orang, termasuk pandangan saya ini. Tapi, mohon untuk selalu diingat dan dirawat keragaman ini.

Keberagaman adalah Kekuatan

Kita harus sadar bahwa kekuatan negara Indonesia kita ini ada pada keberagamanannya. Banyak orang dari berbagai bangsa berdecak kagum atas situasi toleransi di negara kita ini. Kenapa kita yang harus merusaknya?

Katakanlah kita tidak memiliki senjata canggih terkini tapi kita punya senjata yang tidak sempat dimiliki banyak negara, KEBERAGAMAN. Ini sungguh-sungguh kekuatan.

Jika saja ada pandangan yang berbeda yang dibawa oleh segelintir orang, mari kita tetap kembali ke dasar negara kita – PANCASILA. Ini dasar yang mempersatukan kita. Pancasila juga yang membuat kita selalu harmonis sampai sekarang dan selamanya. Semoga.

Kita sudahi ya penyebaran ujaran yang bisa merusak keberagaman yang sudah sekian tahun kita rawat ini.

Mari kita sebarkan sikap toleran terhadap anak bangsa. Kita tunjukkan kepada generasi kita bahwa kita ikut serta dalam merawat keberagaman ini. Kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bisa dan akan selalu bisa hidup berdampingan satu dengan yang lainnya tanpa rasa takut, terintimidasi, apalagi alergi.

Salam Keberagama(a)n,

Harisman.

Sumber foto: santrigusdur.com