DPRD Kota Tangerang Sahkan Perda Kesejahteraan Lanjut Usia: Apa saja Hak Warga Senior?

Masih banyak masyarakat kelompok usia senior (manula) yang tidak mengikuti program Jaminan Hari Tua, terlebih dari kelompok masyarakat pekerja lepas, wiraswasta kecil-kecilan banget.

Menurut data Dinas Catatan Sipil Kota Tangerang setidak terdapat 140.000 warga senior di Kota Tangerang.

Ketika menjadi tua dan mulai tidak produktif, mereka sebenarnya masih ingin bahagia, setidaknya bisa membelikan cucunya gula-gula.

Namun, apa daya, minta ke anak / mantu tidak melulu menjadi pilihan. Apalagi, ketika si anak/mantu lagi sulit soal keuangan. Aih, ada juga loh manula yang disingkirkan karena dianggap terlalu merepotkan.

Manula Berhak Bahagia

Menurut data statistik BPS Kota Tangerang, tingkat ketergantuan (Depedency Ratio) antara penduduk usia non-produktif (termasuk, anak-anak dan manula) terhadap penduduk usia produktif di #Cipondoh sebesar 40,93% yang berarti terdapat 41 orang yang tidak bekerja dalam setiap (atau ditanggung oleh) 100 penduduk usia produktif.

Sementara di Kecamatan #Pinang, tingkat ketergantungannya sebesar 38,7%.

Bersyukur Kota Tangerang memiliki Perda Kesejahteraan Lanjut Usia yang baru saja disahkan beberapa bulan lalu oleh DPRD Kota Tangerang.

Di dalam Perda Kesejahteraan Manula tersebut, Pemerintah Kota Tangerang harus:

  1. Membentuk Komisi Daerah Lanjut Usia (Komda Lansia)
  2. Meningkatkan Layanan Lanjut Usia, antara lain:
  • Membentuk Pos Pelayanan Terpadu Lanjut Usia
  • Sistem Pelayanan untuk Lansia Terlantar
  • Puskesmas ramah Lansia
  • Home care service / Layanan kunjungan ke rumah
  • Pelayanan Sosial untuk Keluarga Pengganti
  • Pelayanan Keagamaan mental dan spiritual
  • Pelayanan Kesehatan Maksimal untuk Lansia
  • Khusus lansia dari keluarga miskin mendapatkan insentif bulanan.

Dari semua layanan yang harus dipenuhi oleh Pemkot, mana saja yang sudah diterima oleh warga senior kita?

Saya, Harisman Simangunsong, jika terpilih nanti, akan melakukan pengawasan menyeluruh dan intensif untuk memastikan seluruh layanan ini diterima oleh Lansia yang berhak.

Apakah perlu dibuatkan Kartu Manula Bahagia untuk memastikan layanan ini jatuh ke warga senior yang berhak?

Mohon sampaikan aspirasi Anda terkait layanan warga senior ini melalui WA saya ke 0821 220 17 113. Aspirasi Anda sangat berarti.